-
Sektor Properti Indonesia 2026–2027: Ketika Valuasi Murah Mulai Bertemu Dengan Peluang Jangka Panjang
Menurut saya, sektor properti Indonesia mulai memasuki fase valuasi yang menarik. Artikel ini membahas prospek properti, konstruksi, dan semen sebagai catatan pribadi investasi jangka panjang.
-
Strategi Investasi Jangka Panjang: Psikologi dan Manajemen Akun
Pengalaman pribadi saya dalam mengelola psikologi investasi melalui manajemen akun agar lebih mampu mempertahankan saham berkualitas dalam jangka panjang.
-
MNCN The Next EMTK? Ketika Valuasi Sudah Terlalu Murah untuk Diabaikan
Analisa MNCN berdasarkan fundamental 2025, valuasi PBV 0,17x, risiko industri media, kasus CMNP, dan potensi re-rating jangka panjang.
-
April 2026: Momentum Menarik di Pasar Saham Setelah Koreksi 3 Bulan
Koreksi market selama 3 bulan membuka peluang pada saham berkualitas. Catatan pribadi tentang kondisi April 2026, valuasi, dan pentingnya kesabaran dalam investasi jangka panjang.
-
Belajar dari India: Ketika Isu MSCI Mengguncang Pasar dan Apa Artinya untuk Indonesia
Isu MSCI pernah mengguncang bursa India pada 2023 dan memicu penurunan yang tidak terjadi dalam satu hari. Dari pengalaman India, kita belajar memahami sentimen, risiko, dan proses pemulihan pasar—sebuah pelajaran penting bagi investor Indonesia.
-
BDMN ke 5.000? Ketika PBV 0,45x Kembali ke Valuasi Normal
BDMN menarik sebagai saham bank value: PBV sangat rendah, fundamental berjalan, dan dividen historis ada. Ini catatan pribadi investor jangka panjang, bukan rekomendasi beli/jual.
-
Ramayana (RALS) vs Matahari (LPPF): Saham Dividen di Sektor Department Store yang Sudah Murah
Pendahuluan Sektor department store sering disebut “sunset”. Alasannya klasik: pandemi memukul trafik offline, lalu marketplace online dianggap akan mengambil alih semuanya. Namun saya melihatnya agak berbeda. Justru ketika sebuah sektor dibenci dan dianggap selesai, di situlah biasanya valuasi menjadi murah dan menarik untuk dilihat dengan kepala dingin. Bukan untuk cari cerita growth besar, tapi untuk…
-
Investasi vs Trading Saham: Ketika Niat Awal Tidak Sama dengan Tindakan
Refleksi pengalaman pribadi tentang investasi vs trading saham, membahas perbedaan mindset, psikologi investor, dan kesalahan umum yang sering terjadi di awal perjalanan saham.
-
Analisa Fundamental INTP 2025: Value Stock Stabil di Sektor Semen Indonesia
Analisa terbaru INTP berdasarkan data ANLZ 25, membahas fundamental, valuasi, dan prospek jangka panjang sektor semen. Catatan pribadi yang netral tanpa sinyal beli atau jual.
-
ERAA 2025: Risiko Tinggi, Valuasi Menarik, dan Arah Harga Jangka Menengah
Pendahuluan Menurut saya, ERAA selalu berada di posisi yang unik. Bisnisnya besar dan dikenal masyarakat luas, tetapi pergerakan harganya cenderung ekstrem mengikuti siklus konsumsi nasional. Banyak orang melihat ERAA sebagai perusahaan ritel teknologi yang kuat, namun dari sisi saham, karakteristiknya berbeda jauh dengan saham-saham dividen seperti UNTR atau PGAS. Tulisan ini adalah catatan pribadi saya,…