Tag: KinerjaPerusahaan
-
MNCN The Next EMTK? Ketika Valuasi Sudah Terlalu Murah untuk Diabaikan
Analisa MNCN berdasarkan fundamental 2025, valuasi PBV 0,17x, risiko industri media, kasus CMNP, dan potensi re-rating jangka panjang.
-
BDMN ke 5.000? Ketika PBV 0,45x Kembali ke Valuasi Normal
BDMN menarik sebagai saham bank value: PBV sangat rendah, fundamental berjalan, dan dividen historis ada. Ini catatan pribadi investor jangka panjang, bukan rekomendasi beli/jual.
-
Ramayana (RALS) vs Matahari (LPPF): Saham Dividen di Sektor Department Store yang Sudah Murah
Pendahuluan Sektor department store sering disebut “sunset”. Alasannya klasik: pandemi memukul trafik offline, lalu marketplace online dianggap akan mengambil alih semuanya. Namun saya melihatnya agak berbeda. Justru ketika sebuah sektor dibenci dan dianggap selesai, di situlah biasanya valuasi menjadi murah dan menarik untuk dilihat dengan kepala dingin. Bukan untuk cari cerita growth besar, tapi untuk…
-
Analisa Fundamental INTP 2025: Value Stock Stabil di Sektor Semen Indonesia
Analisa terbaru INTP berdasarkan data ANLZ 25, membahas fundamental, valuasi, dan prospek jangka panjang sektor semen. Catatan pribadi yang netral tanpa sinyal beli atau jual.
-
ERAA 2025: Risiko Tinggi, Valuasi Menarik, dan Arah Harga Jangka Menengah
Pendahuluan Menurut saya, ERAA selalu berada di posisi yang unik. Bisnisnya besar dan dikenal masyarakat luas, tetapi pergerakan harganya cenderung ekstrem mengikuti siklus konsumsi nasional. Banyak orang melihat ERAA sebagai perusahaan ritel teknologi yang kuat, namun dari sisi saham, karakteristiknya berbeda jauh dengan saham-saham dividen seperti UNTR atau PGAS. Tulisan ini adalah catatan pribadi saya,…