
Pada artikel ini saya ingin membahas kembali salah satu saham legendaris Indonesia, yaitu GGRM (Gudang Garam). Ini bukan rekomendasi buy atau sell, tetapi catatan pribadi saya sebagai investor jangka panjang yang fokus pada valuasi rendah, PBV murah, dan pergerakan harga historis 15–20 tahun.
Beberapa waktu lalu GGRM sempat turun hingga di level 9.000-an. Menurut saya pribadi, itu adalah harga bottom jangka panjang saham ini. Harga yang terlalu murah untuk ukuran perusahaan besar yang sudah puluhan tahun beroperasi, memiliki jaringan luas, serta tetap menjadi bagian penting industri kretek nasional.
RINGKASAN FUNDAMENTAL 2025
- Total aset 2025 (anualized): diprediksi menurun.
Ini sesuai dengan penurunan harga sahamnya, dan menurut saya justru membuka peluang apabila perusahaan sudah mendekati titik stabil. - Equity 2025 (anlz): ± 62 triliun.
Tidak bertumbuh, tetapi tetap kuat dan sehat. - Pendapatan 2025 (anlz): ± 89 triliun.
Mengalami tekanan, namun masih mencerminkan skala besar industri rokok nasional. - Net profit 2025 (anlz): ± 1,4 triliun.
Harapan saya minimal tetap di atas 1T. Profit tertekan, tetapi masih stabil di zona positif. - PBV 2025 (anlz): hanya 0,48x.
Ini salah satu PBV termurah di sektor consumer, bahkan jauh lebih murah dibanding HMSP. - ROE 2025 (anlz): ± 2,37%.
Sangat rendah—cerminan industri yang sedang berada di fase konsolidasi. - DER 2025 (anlz): ± 0,23.
Tetap sehat, beban utang rendah.
KATALIS POSITIF KE DEPAN
1) Singapore melarang vape
Larangan vape di beberapa negara menciptakan perubahan trend yang bisa mendukung industri kretek Indonesia. Kretek adalah produk budaya lokal yang memiliki pasar kuat dan loyal.
2) Pemerintah semakin agresif memberantas rokok ilegal
Rokok ilegal adalah masalah terbesar industri ini. Mereka merebut pasar, menjatuhkan margin, dan merusak persaingan.
Pemerintah saat ini melakukan operasi besar-besaran yang jika berlanjut, akan sangat menguntungkan GGRM dan seluruh industri rokok legal.
3) PBV termurah dibanding HMSP
Valuasi GGRM berada di level bottom historis. Ini memberi ruang pemulihan apabila fundamental dan volume industri membaik.
APAKAH GGRM SAHAM DIVIDEN?
Jika membeli di harga rendah seperti sekarang, dividen GGRM ke depan bisa terlihat menarik.
Tetapi dividen GGRM baru terasa optimal jika:
- harga saham pulih beberapa tahun ke depan, dan
- yield-on-cost investor membaik.
KENAPA AXET TIDAK MEMILIKI GGRM?
Bukan karena saham ini jelek.
Portofolio Axet memang fokus hanya pada maksimal 5 saham inti.
GGRM tidak masuk prioritas tahun ini, tetapi tetap saya anggap sebagai emiten besar yang menarik untuk diamati.
KESIMPULAN AXET
- GGRM berada di valuasi sangat murah (PBV 0,48x).
- Fundamental tertekan tetapi struktur modal sehat (DER rendah).
- Ada katalis positif dari pemberantasan rokok ilegal.
- Harga 9.000 kemungkinan besar adalah bottom jangka panjang.
- Risiko tetap tinggi karena ROE rendah dan tekanan cukai.
Sebagai penutup, menurut pandangan pribadi saya, ruang kenaikan jangka menengah GGRM masih terbuka sangat lebar. Dengan valuasi yang berada di area bottom historis, perbaikan industri yang mulai terlihat, serta dampak positif dari pemberantasan rokok ilegal, maka bagi saya secara logis GGRM memiliki peluang yang cukup realistis untuk kembali menguji rentang harga 20.000 dalam beberapa waktu ke depan. Ini murni catatan pribadi sebagai investor jangka panjang, bukan rekomendasi bagi siapa pun.
Ketika artikel ini ditulis harga GGRM berada di kisaran 15.000an per lembar saham.
Catatan: Angka-angka fundamental di artikel ini merupakan perkiraan pribadi saya (annualized) berdasarkan laporan resmi terakhir dan data publik yang tersedia. Bukan angka final dari perusahaan.
Transisi ke EV dan Potensi ASII: Catatan Axet tentang Area 7.000
Leave a Reply